TERKINI
Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan TerimakasihWarga Bukit Singkumbang Gelar Berbagai Perlombaan Sambut Hari Kemerdekaan RI

Pusat-Bakal-Alokasi-Dana-Kurang-Bayar-Pemprov-Riau

Pusat-Bakal-Alokasi-Dana-Kurang-Bayar-Pemprov-Riau

 Pemerintah Pusat memberi sinyal bakal mencairkan dana kurang bayar untuk Pemerintah Provinsi Riau. Hanya saja, porsi anggaran tersebut hanya untuk tahun 2018 lalu. 

Untuk menggesa hal tersebut, Pemerintah Provinsi Riau sedang menggesa berkas pencairan dana kurang bayar Triwulan IV tahun 2018 itu. Diharapkan proses pencairan itu tidak lagi terkendala, sehingga dapat masuk ke porsi anggaran daerah sesuai porsinya. 

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi tentang rencana pembayaran dana kurang bayar itu.

“Informasi positifnya, untuk dana transfer kami dapat kabar sudah disiapkan pemerintah pusat untuk yang kurang bayar Triwulan ke IV tahun 2018. Mudah-mudahan segera di bayarkan ke daerah,” paparnya. 

Untuk mengoptimalkan rencana tersebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait di Pusat. Dimana berdasarkan informasi yang diterima, dana itu akan ditransfer Maret ini. Jumlahnya sekitar Rp 390 miliar. 

Untuk penyalurannya dialokasikan dari Dana Bagi Hasil (DBH) migas. Hanya saja, proses pembayaran dana kurang bayar itu hanya untuk tahun 2018. Sementara untuk kurang tahun 2019 belum diinformasikan kapan akan dibayarkan ke daerah.     

Hanya saja, pihaknya belum dapat memastikan kapan kurang bayar tahun 2019 dibayarkan. Selain itu, pihaknya juga berupaya mengoptimalkan potensi Penerimaan Asli Daerah (PAD) dari sektor lainnya. Baik pajak maupun sumber penerimaan daerah lainnya.(Mc Riau)

 

Sumber: (Mc-Riau)