TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Babinsa Koramil 02 Rambah Jenguk Warga yang Sakit

Babinsa Koramil 02 Rambah Jenguk Warga yang Sakit

ROHUL - Seorang Warga Batang Samo Hilir RT/RW 001/004 Desa Suka Maju Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Ahmad Rifai Zakaria (53) terpaksa menjalani hari-harinya harus terbaring di rumah anak menantu.

Mendapat informasi, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir bersama Kopda Mashuda 'Blusukan' menjenguk warganya.

‘Begitu mendapat informasi ada warga yang sakit, kami langsung ke rumah bapak Ahmad Rifai Zakaria, papar Serda Dedy Nofery Samosir, Senin (03/05/2021).

Bahkan, sakit dialami Ahmad Rifai sudah dialami semenjak 3 bulan lalu. Ia tak bisa melakukan aktivitas seperti masyarakat pada umumnya karena mengalami sakit pada jari-jari kakinya.

‘Sakit yang dialaminya sudah berjalan selama 3 bulan. Saya berharap ada yang berkenan membantu warga saya, tambah Serda Dedy.

Dapat diketahui, saat ini tubuh Ahmad Rifai Zakaria sangat kurus.

Sesekali, hanya terdengar rintihan saat ia menahan rasa sakit di kakinya.

Kondisi kesehatannya terus memburuk sejak jatuh sakit pada bulan Januari 2021.

Sudah lebih dari beberapa bulan menantu bersama istri dari anak Ahmad Rifai merawatnya tanpa perawatan medis.

Dimana, menantu dan anak perempuannya hanya bekerja sebagai menderes karet warga.

Hidup menjadi keluarga miskin membuat anaknya tidak mampu membiayai penyembuhan Ahmad Rifai Zakaria.

‘Saya mengalami sakit ini sudah berjalan tiga bulan, sebut Ahmad.

Dia menceritakan, awal pertama mengalami sakit dikulit kakinya itu terlihat gembung.

Lalu, lama kelamaan lukanya melebar dan berubah menjadi hitam.

‘Anak menantu saya pernah membawa saya berobat, dikarenakan saya tidak memiliki BPJS pengobatan tidak dilanjutkan, sebutnya.

‘Harapan saya, pemerintah membantulah, meskipun di 'amputasi' akupun sudah rela dan pasrah, imbuhnya.

Meski demikian, terlihat Ahmad Rifai Zakaria sewaktu di kunjungi para Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR, tetap dapat mengikuti protokol kesehatan yang telah di tetapkan pemerintah.

Sumber: Pendim 0313/KPR
Tag berita