TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Babinsa Koramil 02 Rambah Jenguk Warga yang Sakit

Babinsa Koramil 02 Rambah Jenguk Warga yang Sakit

ROHUL - Seorang Warga Batang Samo Hilir RT/RW 001/004 Desa Suka Maju Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Ahmad Rifai Zakaria (53) terpaksa menjalani hari-harinya harus terbaring di rumah anak menantu.

Mendapat informasi, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir bersama Kopda Mashuda 'Blusukan' menjenguk warganya.

‘Begitu mendapat informasi ada warga yang sakit, kami langsung ke rumah bapak Ahmad Rifai Zakaria, papar Serda Dedy Nofery Samosir, Senin (03/05/2021).

Bahkan, sakit dialami Ahmad Rifai sudah dialami semenjak 3 bulan lalu. Ia tak bisa melakukan aktivitas seperti masyarakat pada umumnya karena mengalami sakit pada jari-jari kakinya.

‘Sakit yang dialaminya sudah berjalan selama 3 bulan. Saya berharap ada yang berkenan membantu warga saya, tambah Serda Dedy.

Dapat diketahui, saat ini tubuh Ahmad Rifai Zakaria sangat kurus.

Sesekali, hanya terdengar rintihan saat ia menahan rasa sakit di kakinya.

Kondisi kesehatannya terus memburuk sejak jatuh sakit pada bulan Januari 2021.

Sudah lebih dari beberapa bulan menantu bersama istri dari anak Ahmad Rifai merawatnya tanpa perawatan medis.

Dimana, menantu dan anak perempuannya hanya bekerja sebagai menderes karet warga.

Hidup menjadi keluarga miskin membuat anaknya tidak mampu membiayai penyembuhan Ahmad Rifai Zakaria.

‘Saya mengalami sakit ini sudah berjalan tiga bulan, sebut Ahmad.

Dia menceritakan, awal pertama mengalami sakit dikulit kakinya itu terlihat gembung.

Lalu, lama kelamaan lukanya melebar dan berubah menjadi hitam.

‘Anak menantu saya pernah membawa saya berobat, dikarenakan saya tidak memiliki BPJS pengobatan tidak dilanjutkan, sebutnya.

‘Harapan saya, pemerintah membantulah, meskipun di 'amputasi' akupun sudah rela dan pasrah, imbuhnya.

Meski demikian, terlihat Ahmad Rifai Zakaria sewaktu di kunjungi para Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR, tetap dapat mengikuti protokol kesehatan yang telah di tetapkan pemerintah.

Sumber: Pendim 0313/KPR
Tag berita