TERKINI
Bupati Kampar Tinjau Langsung Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Tapung HuluBupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

8 Kecamatan Sudah Miliki Koperasi Syariah Kelurahan.

8 Kecamatan Sudah Miliki Koperasi Syariah Kelurahan.

 Delapan kecamatan di Kota Pekanbaru saat ini sudah miliki koperasi syariah tingkat kelurahan. Diantaranya Kecamatan Pekanbaru Kota, Kecamatan Marpoyan Damai, Kecamatan Tenayan Raya, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kecamatan Rumbai, Kecamatan Tampan, Kecamatan Bukit Raya dan Kecamatan Senapelan.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, HM Noer MBS menargetkan pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Pekanbaru enam bulan ke depan seluruh koperasi syariah kelurahan sudah terbentuk.

"Pak Sekda menargetkan enam bulan. Tapi Kami berkeinginan akhir Maret ini selesai oleh kita," terang Kepala Diskop UMKM Kota Pekanbaru, Dr. H. Idrus, S.Ag, M.Ag kepada media.

Diakui Idrus, seluruh koperasi syariah kelurahan akan sulit terbentuk akhir Maret, dengan alasan pandemi virus corona, ditambah adanya edaran dari pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kota untuk membatasi aktifitas keramaian.

Namun demikian dikatakan Idrus, pihaknya akan berupaya mencari jalan lain agar target pembentukan koperasi syariah tercapai hingga akhir Maret, dengan memanfaatkan teknologi, diantaranya alat komunikasi.

"Kalau bukan karena kasus saat ini (corona), akhir Maret ini selesai oleh kita. Namun kami akan mencari celah dan langkah. Koperasi terbentuk, tapi tanpa mengumpulkan masa," ujar Idrus.

Diakhir, Kepala Diskop UMKM berharap seluruh elemen, seperti pengurus masjid paripurna mendukung terbentuknya koperasi syariah.

"Harapan kami seluruh pengurus masjid paripurna kelurahan mendukung program ini," tutupnya.(Kmf)