TERKINI
Lantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis Disbunnak Keswan Kampar Sosialisasikan Syarat Pengajuan PSR ke Koperasi dan Kelompok Tani

8 Kecamatan Sudah Miliki Koperasi Syariah Kelurahan.

8 Kecamatan Sudah Miliki Koperasi Syariah Kelurahan.

 Delapan kecamatan di Kota Pekanbaru saat ini sudah miliki koperasi syariah tingkat kelurahan. Diantaranya Kecamatan Pekanbaru Kota, Kecamatan Marpoyan Damai, Kecamatan Tenayan Raya, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kecamatan Rumbai, Kecamatan Tampan, Kecamatan Bukit Raya dan Kecamatan Senapelan.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, HM Noer MBS menargetkan pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Pekanbaru enam bulan ke depan seluruh koperasi syariah kelurahan sudah terbentuk.

"Pak Sekda menargetkan enam bulan. Tapi Kami berkeinginan akhir Maret ini selesai oleh kita," terang Kepala Diskop UMKM Kota Pekanbaru, Dr. H. Idrus, S.Ag, M.Ag kepada media.

Diakui Idrus, seluruh koperasi syariah kelurahan akan sulit terbentuk akhir Maret, dengan alasan pandemi virus corona, ditambah adanya edaran dari pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kota untuk membatasi aktifitas keramaian.

Namun demikian dikatakan Idrus, pihaknya akan berupaya mencari jalan lain agar target pembentukan koperasi syariah tercapai hingga akhir Maret, dengan memanfaatkan teknologi, diantaranya alat komunikasi.

"Kalau bukan karena kasus saat ini (corona), akhir Maret ini selesai oleh kita. Namun kami akan mencari celah dan langkah. Koperasi terbentuk, tapi tanpa mengumpulkan masa," ujar Idrus.

Diakhir, Kepala Diskop UMKM berharap seluruh elemen, seperti pengurus masjid paripurna mendukung terbentuknya koperasi syariah.

"Harapan kami seluruh pengurus masjid paripurna kelurahan mendukung program ini," tutupnya.(Kmf)