TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

9 dari 11 Suspect Covid-19 di Riau Dinyatakan Negatif

9 dari 11 Suspect Covid-19 di Riau Dinyatakan Negatif

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan uji sampel 9 orang pasien suspect virus corona (Covid-19) yang sebelumnya dirawat di beberapa rumah sakit rujukan daerah setempat, telah keluar dengan hasil negatif. 

"Per tanggal 15 Maret 2020 ada 11 suspect yang sudah ditangani oleh teman-teman di empat rumah sakit yang ada di Riau ini, Alhamdulillah 9 sudah negatif. Sementara dua suspect yang sudah dikirimkan sampel-nya, tinggal menunggu hasil," kata Mimi, Senin (16/3/2020) di Pekanbaru.

"Hari ini, kami mendapat info ada beberapa suspect lagi yang masuk ke rumah sakit," tambahnya. 

Mimi menuturkan, Gubernur Riau Syamsuar juga telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) terkait penambahan rumah sakit rujukan dan ruang isolasi baru di masing-masing daerah. 

"Bapak Gubernur sudah mengeluarkan SK untuk Rumah Sakit di luar dari 3 rumah sakit itu (RSUD Arifin Achmad, RS Puri Husada Tembilahan, RSUD Dumai) untuk menjadi rumah sakit rujukan di daerah masing-masing," kata dia. 

Karenanya, ia mengimbau kepada semua kepala dinas kesehatan kabupaten/kota agar bisa segera menyiapkan rumah sakit rujukan rujukan di daerah masing-masing untuk mempersiapkan ruangan isolasi dalam penanganan Covid-19. 

"Sehingga tidak semua dirujuk di RSUD Arifin Achamd. Ini juga karena keterbatasan ruangan isolasi yang ada di di sana," demikian Mimi. (MCR)