TERKINI
Bupati Kampar Tinjau Langsung Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Tapung HuluBupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

Bengkalis-Kebagian-DAK-Fisik-Rp-136-Miliar

Bengkalis-Kebagian-DAK-Fisik-Rp-136-Miliar

Kabupaten Bengkalis mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp 136 Miliar untuk sejumlah pembangunan. 

DAK itu dilaksanakan oleh 14 Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Menurut Sekretaris Bappeda Rinto, pelaksanaan DAK Tahun 2020 itu sedang dalam persiapan dokumen, selambat-lambatnya seluruh proyek DAK sudah lelang akhir bulan Mei 2020.

"Alhamdulillah Tahun 2020 ini kita mendapat DAK Fisik Rp136 Miliar, tentu PD kita harapkan segera melaksanakan secara baik. Sesuai dengan petunjuk selambat-lambatnya akhir Mei sudah lelang," ungkap Rinto, Selasa (10/3/2020) usai memimpin rapat dengan 14 OPD pelaksana DAK 2020 di ruang rapat lantai II kantor Bappeda.

Kata Rinto, pertemuan Bappeda dengan 14 PD hari ini selain membahas pelaksanaan DAK 2020 juga membahas usulan DAK 2021. Aspek yang dibahas adalah menginventarisir kendala usulan yang dihadapi PD.

Sebab imbuhnya, masuknya Bengkalis sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) tidak menutup kemungkinan perolehan DAK bisa bertambah Tahun 2021.

"Usulan Tahun 2021 ada ruang yang begitu besar untuk Bengkalis di tiga aspek DAK, DAK reguler, DAK Afirmasi dan DAK Penugasan. Kita harapkan semuanya Bengkalis masuk, kita sudah masuk KSPN, PKSN itu ruang yang besar untuk mengusulkan kegiatan. Kami menargetkan jika tahun ini Rp136 Miliar minimal tahun depan Rp200 Miliar. Dengan status Bengkalis, kami rasa itu bukan hal susah untuk kita dapatkan, tinggal sekarang kesiapan PD mengusulkan dengan dokumen perencanaan yang lengkap dan teknis pendukung, " jelas Rinto lagi. (MCR)