TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Tragedi Tenggelamnya KM Banawa Nusantara 58, Keluarga Korban Sesalkan Perlakuan Pemda Kampar

Tragedi Tenggelamnya KM Banawa Nusantara 58, Keluarga Korban Sesalkan Perlakuan Pemda Kampar

PEKANBARU - lenteranews.co, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPI) Riau menggelar konprensi pers terkait tragedi tenggelamnya kapal wisata, KM Banawa Nusantara 58, dikawasan Danau PLTA Koto Panjang, Sabtu (19/12/2020) lalu. Konprensi pers digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Selasa (22/12/2020) siang. 

Dalam konprensi pers ini hadir pihak korban dalam rombongan kapal, pelaku dan pegiat Pariwisata Riau, pihak dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar dan keluarga dari Alm Salman Alfarisi, korban yang meninggal dunia.

Setelah pemaparan dari korban selamat yang diwakili oleh Osvian Putra, dilanjutkan dengan perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar, dilanjutkan dari pihak keluarga korban meninggal dunia menyampaikan sejumlah pesan dan harapan.

Salah satu point yang disampaikan dari pihak keluarga korban meninggal dunia, yang diwakili oleh paman beliau adalah kekecewaan mereka tidak diperlakukannya jenazah almarhum sebagaimana semestinya.

"Kami pihak keluarga sangat kecewa, termasuk Pak Wan Thamrin Hasyim mantan Wakil Gubernur dan Gubernur Riau yang saat itu langsung menelpon pihak Pemda Kampar," ungkap Zul, paman dari korban.

Dirinya juga merasakan Pemda Kampar saat ini sudah jauh dari apa yang dicita- citakan oleh Almarhum Bupati Kampar Azis Zaenal.

"Saya sangat kenal dengan Almarhum pak Azis Zaenal, cita- cita beliau terhadap Kabupaten Kampar. Kita dulu sama- sama dengan beliau mengenalkan pariwisata Kampar waktu Porprov Riau. Sepertinya pemerintab Kampar saat ini sangat jauh dengan apa yang dicita- citakan oleg almarhum Pak Azis Zaenal," pungkasnya.