TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Cegah Kecambah Bibit Sawit Palsu, BPKS Medan Gelar Kunker Ke Disbunakkeswan Kampar

Cegah Kecambah Bibit Sawit Palsu, BPKS Medan Gelar Kunker Ke Disbunakkeswan Kampar

KAMPAR, lenteranews.co, Dalam mencegah kecambah bibit palsu, Badan Pembibitan Kelapa Sawit (BPKS) Medan lakukan kunjungan kerja  (Kunker) ke Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunakkeswan) Kabupaten Kampar.

Hal itu dilaksanakan Kunker agar para Petani Sawit bisa mendapatkan bibit yang baik alias tidak palsu pada, ujar Marketing di BPKS Medan Dedi Taufik saat dikonfirmasi pada, selasa 08/12/202.

Dikatakannya, bahwa dalam pelaksanaan kunjungan tersebut ke Disbunnakkeswan Kampar adalah sebagai kunjungan balasan, yang sebelumnya juga melakukan kunker ke daerah Bengkulu.

"Mengingat di Kabupaten Kampar ini kebutuhan kecambah atau bibit Sawit cukup banyak, oleh karena itu kami mencoba menjalin komunikasi dengan Kadisnya," ungkapnya.

Kita lakukan, lanjut Dedi, agar para Petani Sawit bisa mendapatkan bibit yang baik, karena selama ini banyak kita dengar bibit palsu yang beredar dipasaran yang untuk aktifitas dan CBO sangat rendah.

"Untuk itu lah kita hadir untuk mengkaver kebutuhan Kecambah dan bibit Sawit di Kabupaten Kampar ini," ungkapnya.

Dedi menambahakan, bahwa mengingat di sini banyak Perkebunan Sawit baik yang swasta dan ada yang milik Negara seperti PTPN V, dan di Kabupaten Kampar sangat Potensi, maka  itu kedepannya potensinya sangat luar biasa.

"Kepada Disbunakkeswan Kampar agar terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat, untuk tanaman yang jangka 25 tahun itu harus bibit yang baik pula," tutupnya.