TERKINI
Bupati Kampar Tinjau Langsung Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Tapung HuluBupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

Pemko-Pekanbaru-Raih-Penghargaan-Kearsipan-Tingkat-Nasional

Pemko-Pekanbaru-Raih-Penghargaan-Kearsipan-Tingkat-Nasional

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menerima penghargaan Kearsipan kategori Baik tingkat nasional tahun 2018 dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Piagam penghargaan diterima Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si yang diserahkan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, disaksikan Kepala ANRI, Mustari Irawan dan Deputi Bidang Kelembaan Kemenpan RB, Rini Widyantini. Penghargaan itu diberikan bersamaan  Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Kearsipan tahun 2019 di Hotel Pangeran Beach, Rabu (27/2/2019).

Kepala ANRI, Mustari Irawan menyampaikan, dari 34 provinsi di Indonesia hanya satu provinsi yang meraih nilai pengelolaan kearsipan kategori sangat baik yakni Provinsi Jawa Tengah dan 11 provinsi lainnya dengan kategori baik.

"Kemudian 6 provinsi kategori cukup, 6 kategori kurang dan 10 provinsi lagi dengan kategori buruk," urai Mustari.

Sementara dari 514 kabupaten/kota se Indonesia, terang Mustari, hanya 33 atau 6 persen di antaranya yang meraih predikat kategori baik, 15 persen kategori cukup, 12 persen kategi Kurang dan 331 kabupaten/kota atau 55 persen kategori buruk.

"Untuk kategori sangat baik belum ada satupun kabupaten/kota yang meraih," ujarnya.

Sumber: (kmf-pku/tim)