TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Waspadai-Penyebaran-Corona,-Diskes-Pekanbaru-Siapkan-Surat-Edaran-Wali-Kota

Waspadai-Penyebaran-Corona,-Diskes-Pekanbaru-Siapkan-Surat-Edaran-Wali-Kota

Virus Corona Sudah Mewabah ke seluruh Dunia.Untuk mengantisivasi hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru melakukan koordinasi dengan Diskes Provinsi Riau, terkait langkah konkret pencegahan penyebaran virus Corona, pasca didapati suspek virus Corona telah menyerang ibu dan anak warga Indonesia. 

Plt Kadiskes Pekanbaru Muhammad Amin, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Pekanbaru, Maisel Fidayesi mengatakan, saat ini pihaknya telah menyiapkan surat edaran (SE) Wali Kota untuk waspada virus Corona. 

"Saya juga baru dapat informasi, kalau Presiden langsung mengumumkan ada dua orang Indonesia terkena Corona. Kami juga telah menyiapkan Surat Edaran  (SE) Walikota untuk waspada penyebaran virus Corona," kata Yesi, Saapan akrab Kabid P2P ini.Senin (2/3/2020). 

Surat edaran Wali Kota itu akan disebarkan ke seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Pekanbaru. Mereka diminta untuk menindaklanjuti dan melakukan observasi jika tanda-tanda virus Corona terdapat pada pasien. 

Ada beberapa hal atau gejala yang muncul akibat tertular virus Corona tersebut. Diantaranya, demam, batuk kering, lemas, dan sesak nafas.  Yesi juga mengatakan, virus itu dapat menyerang siapa saja. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, dan lanjut usia. Namun, lebih sering menyerang anak-anak dan Lansia.

Selain itu, pihaknya juga menyiagakan tenaga medis tambahan mengantisipasi jika didapati suspek virus Corona terdapat di Kota Pekanbaru.

"Kita siapkan tenaga medis tambahan. Kita siapkan mereka untuk menangani seandainya didapati pasien terjangkit virus Corona. Kami akan terus berupaya untuk melakukan pencegahan," tutupnya.

Sumber: kmf-pku/tim