TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Rapat Dengan DPRD, RRS Ibnu Sina Pekanbaru Bantah Covid-kan Status Pasien, Ini Penjelasannya

Rapat Dengan DPRD, RRS Ibnu Sina Pekanbaru Bantah Covid-kan Status Pasien, Ini Penjelasannya

 Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Kota Pekanbaru membantah tudingan yang menyebutkan bahwa pihaknya sengaja menetapkan status positif Covid-19 kepada pasien yang negatif virus corona.

Penegasan itu disampaikan pihak rumah sakit saat rapat bersama Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (20/10/2020).

Direktur Rumah Sakit Ibnu Sina, dr Amiral menegaskan bahwa pasien atas nama Wirsamsiwarti statusnya adalah negatif Covid-19, hal tersebut diketahui dari hasil swab yang sudah dua kali dilakukan.

"Dimana letak kita mengcovidkan? Tidak ada kita mengcovidkan," tegasnya.

Lanjut Amiral, kemungkinan ada data lain yang diluar dari kemampuan pihak rumah sakit yang menyebutkan bahwa pasien tersebut meninggal karena Covid-19.

"Data dari kita (Ibnu Sina) diberikan ke Dinas Kesehatan, InsyaAllah data yang kita berikan benar," jelasnya.

Terkait dengan dilaporkannya Rumah Sakit Ibnu Sina ke Polda Riau oleh pihak keluarga Wirsamsiwarti yang merasa dirugikan karena kesalahan data tersebut, Amrial menyebutkan bahwa sejatinya data yang diberikan oleh Ibnu Sina ke Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru adalah data yang sebenarnya.

"Kita tinggal menghadapi apa yang dituduhkan ke kita," pungkasnya.

Sumber: cakaplah