TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Pemko Ajukan Pengadaan Laboratorium Biomolekuler

Pemko Ajukan Pengadaan Laboratorium Biomolekuler

 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengajukan pengadaan Laboratorium Biomolekuler untuk pemeriksaan (cairan saluran pernapasan) sampel swab Covid-19. 

Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT menyebutkan, untuk saat ini pengiriman sampel swab hanya ke laboratorium biomolekuler milik Provinsi Riau, yang ada di RSUD Arifin Achmad. 

"Kalau dengan kondisi seperti ini, kita hanya mengharapkan lab (laboratorium) dari provinsi, ini gak cukup," terang Firdaus, Senin (17/8). 

Menurutnya, sejak beberapa pekan terakhir terjadi pertambahan jumlah konfirmasi kasus positif Covid-19. Oleh sebab itu, diperlukan penanganan yang cepat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Tes swab terhadap kontak erat pasien positif terus dilakukan guna melacak penyebaran Covid-19.

Firdaus menilai, dengan tes swab yang terus dilakukan maka jumlah sampel yang dikirimkan terus meningkat setiap harinya ke laboratorium biomolekuler. 

Ia berharap pengadaan laboratorium biomolekuler ini dapat segera dilakukan, agar Pemko Pekanbaru memiliki laboratorium sendiri dan dapat dengan cepat dalam penanganan Covid-19. 

"Kalau bisa secepatnya untuk pengadaan lab. Tinggal lagi teknik pengadaan nya yang cepat," pungkasnya.