TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Berikut Realisasi Serapan APBD Provinsi Riau 2020

Berikut Realisasi Serapan APBD Provinsi Riau 2020

Hingga tanggal 6 Agustus 2020, realisasi serapan keuangan APBD Provinsi Riau telah mencapai 34,86 persen, dengan nilai 2,95 triliun. Sementara untuk realisasi fisik, yakni mencapai 47,81 persen. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Yan Prana Jaya dalam rapat evaluasi pelaksanaan APBD tahun 2020, Jumat (7/8/2020), turut mendorong agar masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan setempat dapat terus menggesa serapan belanja daerah. 

Dengan meningkatkan belanja daerah, diharapkan dapat membantu menggerakkan perekonomian di Provinsi Riau. Apalagi, ditengah pandemi covid-19.

Menurut Sekda, dalam situasi pandemi saat ini, tidak hanya investasi yang kita harapkan untuk menggerakkan perekonomian, namun juga serapan dari belanja pemerintah.

Ia menyampakan, jika Riau masih mengharapkan investasi dari luar, sebut Yan Prana itu tidak akan berhasil menumbuhkan ekonomi.

 "Sebab saat ini, orang yang mau berinvestasipun sedang dalam masa menumbuhkan perekonomian," kata Sekda di Pekanbaru. 

Oleh karenanya, kata dia, yang mesti dilakukan untuk meningkatkan stimulan pertumbuhan ekonomi adalah dengan cara belanja pemerintah yang ada di APBD.

"Kita berharap dengan adanya belanja pemerintah ini bisa menekan angka pengangguran," ujarnya.