TERKINI
Bupati Kampar Tinjau Langsung Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Tapung HuluBupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

Mengejutkan, 64 Kepsek di Inhu Serentak Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Mengejutkan, 64 Kepsek di Inhu Serentak Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Sebanyak 64 Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Indragiri Hulu mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini tentunya mengejutkan publik. Ada apa?

Informasi yang diterima, surat pengunduran diri para Kepsek se-Inhu tersebut diserahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Inhu

"Benar surat pengunduran diri Kepsek SMP diserahkan pada Selasa 14 Juli 2020 kemarin," jelas Plt Kepala Disdikbud Inhu, Ibrahim Alimin saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Rabu (15/7/2020).

Ibrahim mengungkapkan lebih jauh, mereka (Kepsek) menulis secara resmi dan kemudian ditandatangani di atas materai. Surat itu ditujukan kepada Bupati Inhu.

Surat pengunduran diri itu dikumpulkan bersama-sama dalam satu tas berkas warna merah dan diantarkan ke Kantor Disdikbud Inhu.

"Tas berkas warna merah tersebut saya terima pada Selasa siang kemarin," kata Ibrahim.

Meski demikian, Ibrahim mengatakan masih belum bisa mengungkapkan secara jelas alasan pengunduran diri. Namun sesuai dengan isi surat yang disampaikan, para kepala sekolah merasa tidak tenang dan nyaman dalam menjalankan tugas. Seperti yang tertulis bahwa mereka merasa tertekan dalam pengelolaan dana BOS.

"Mereka meminta agar ditugaskan kembali sebagai guru biasa. Dalam surat pernyataan pengunduran diri tersebut, sebagian besar para kepala sekolah itu turut melampirkan SK pengangkatan sebagai kepala sekolah serta pangkat terakhir," cetusnya.

Meski demikian, Ibrahim menegaskan bahwa Pemkab Inhu belum memberikan keputusan atas pengunduran diri para kepala sekolah tersebut.

"Kebetulan Bapak Bupati Inhu lagi di luar kota, dan setelah saya sampaikan, pada intinya, Pak Bupati terkejut dan sangat menyayangkan para Kepsek mengundurkan diri," jelas Plt Kadisdikbud Inhu.
 

Sumber: halloriau.com