TERKINI
Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan TerimakasihWarga Bukit Singkumbang Gelar Berbagai Perlombaan Sambut Hari Kemerdekaan RI

Aliansi Peduli Masyarakat Rohul Gelar Aksi, DPRD Dituntut Benahi Kinerja

Aliansi Peduli Masyarakat Rohul Gelar Aksi, DPRD Dituntut Benahi Kinerja

Rohul – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Peduli Masyarakat Rokan Hulu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Rohul, Senin (1/9/2025). Mereka datang membawa spanduk dan poster, menuntut perbaikan kinerja wakil rakyat yang dinilai jauh dari harapan.

Koordinator aksi, Ramlan Lubis, menegaskan ada enam poin utama tuntutan, salah satunya mendesak DPRD mempublikasikan secara resmi pendapatan serta fasilitas yang diterima anggota dewan.

“Uang rakyat yang digunakan harus jelas. Masyarakat berhak tahu berapa gaji, tunjangan, dan fasilitas yang mereka terima,” tegasnya.

Selain transparansi, massa juga menyoroti rendahnya kedisiplinan anggota DPRD dalam menghadiri rapat maupun sidang paripurna. Mereka mendesak agar setiap anggota yang terbukti mangkir lebih dari dua kali di rapat penting direkomendasikan untuk Pergantian Antar Waktu (PAW).

Tak hanya itu, demonstran juga menuntut DPRD segera memproses PAW bagi anggota yang kerap absen maupun terjerat kasus hukum. Publikasi kegiatan DPRD secara terbuka juga menjadi desakan utama, agar masyarakat bisa menilai langsung kinerja para wakilnya.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini bersama 31 anggota dewan hadir menyambut massa. Ia bahkan mempersilakan perwakilan masyarakat masuk ke ruang rapat untuk berdialog langsung.
“Kami menerima aspirasi ini dengan baik. Semua masukan akan menjadi bahan evaluasi agar DPRD bekerja lebih maksimal ke depan,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung kondusif, namun warga tetap mengingatkan agar janji dewan tidak berhenti di atas kertas. Mereka menegaskan, DPRD harus benar-benar membuktikan komitmen dengan tindakan nyata, bukan sekadar wacana.

Aksi ini menjadi peringatan keras bagi DPRD Rohul agar lebih transparan, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah rakyat. Masyarakat berharap momentum ini menjadi titik balik menuju lembaga legislatif yang betul-betul berpihak pada kepentingan publik.(Hnf)