TERKINI
Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan TerimakasihWarga Bukit Singkumbang Gelar Berbagai Perlombaan Sambut Hari Kemerdekaan RI

Antisipasi Dini Bupati Rohul Anton Terbitkan SK Satgas Karhutla

Antisipasi Dini Bupati Rohul Anton Terbitkan SK Satgas Karhutla

Rohul – Dalam upaya mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengintai saat musim kemarau, Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, ST, MM, secara resmi membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla. 

Tim tersebut telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati yang ditandatangani pada Senin (21/04/2025).

Kepada Media Center Rohul, Bupati Anton membenarkan hal tersebut saat ditemui di Ruang VIP Masjid Agung Islamic Center, sesaat sebelum melaksanakan Salat Ashar.

"Berdasarkan informasi dari BMKG, Provinsi Riau, termasuk Rokan Hulu, akan memasuki musim kemarau. Ini menjadi perhatian serius kita semua," ujar Bupati Anton.

Sebagai langkah preventif, dirinya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, karena dampaknya sangat berbahaya, baik untuk lingkungan maupun kesehatan," tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Anton menyampaikan bahwa pasca penerbitan SK pembentukan Satgas, akan dilakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, tepatnya pekan depan, akan digelar Apel Siaga Karhutla yang rencananya akan dilaksanakan di Kecamatan Bonai Darussalam.

“Apel siaga ini penting sebagai bentuk kesiapan kita menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla. Selain untuk mengecek kesiapan personel, juga sebagai sarana menyatukan komitmen seluruh stakeholder,” jelasnya.

Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Rohul ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, mengingat Karhutla merupakan masalah tahunan yang berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi lingkungan, sosial, hingga ekonomi.

Pemerintah juga berharap partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah Karhutla, terutama dengan melaporkan potensi kebakaran sedini mungkin dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran

(Diskominfo Rohul/hnf).