TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Antisipasi Dini Bupati Rohul Anton Terbitkan SK Satgas Karhutla

Antisipasi Dini Bupati Rohul Anton Terbitkan SK Satgas Karhutla

Rohul – Dalam upaya mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengintai saat musim kemarau, Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, ST, MM, secara resmi membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla. 

Tim tersebut telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati yang ditandatangani pada Senin (21/04/2025).

Kepada Media Center Rohul, Bupati Anton membenarkan hal tersebut saat ditemui di Ruang VIP Masjid Agung Islamic Center, sesaat sebelum melaksanakan Salat Ashar.

"Berdasarkan informasi dari BMKG, Provinsi Riau, termasuk Rokan Hulu, akan memasuki musim kemarau. Ini menjadi perhatian serius kita semua," ujar Bupati Anton.

Sebagai langkah preventif, dirinya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, karena dampaknya sangat berbahaya, baik untuk lingkungan maupun kesehatan," tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Anton menyampaikan bahwa pasca penerbitan SK pembentukan Satgas, akan dilakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, tepatnya pekan depan, akan digelar Apel Siaga Karhutla yang rencananya akan dilaksanakan di Kecamatan Bonai Darussalam.

“Apel siaga ini penting sebagai bentuk kesiapan kita menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla. Selain untuk mengecek kesiapan personel, juga sebagai sarana menyatukan komitmen seluruh stakeholder,” jelasnya.

Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Rohul ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, mengingat Karhutla merupakan masalah tahunan yang berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi lingkungan, sosial, hingga ekonomi.

Pemerintah juga berharap partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah Karhutla, terutama dengan melaporkan potensi kebakaran sedini mungkin dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran

(Diskominfo Rohul/hnf).