TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Rasa Gembira Seorang Anak Sopir Truk Arryan Naufal Penerima Beasiswa Prestasi PHR

Rasa Gembira Seorang Anak Sopir Truk Arryan Naufal Penerima Beasiswa Prestasi PHR

SIAK - Dalam suasana rumah yang semula hening, tercipta momen haru yang tak terlupakan bagi Muhammad Arryan Naufal dan keluarganya.

Ketika berita gembira tentang dirinya menjadi salah satu penerima Beasiswa Prestasi Program Sarjana PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) tahun 2023 datang, air mata kebahagiaan tak tertahankan mengalir dari mata Arryan dan sang ibu, Megawati.

Keduanya sama-sama merasakan kebahagiaan dan haru yang menggetarkan hati.

"Saya langsung menangis. Bahagia sekali rasanya" ujar pelajar lulusan MAN Insan Cendikia Siak ini kala itu.

Sosok Arryan adalah contoh nyata dari tekad yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Informasi tentang seleksi beasiswa prestasi S-1 menjadi titik awal bagi perjuangan Arryan.

Dalam keterbatasan ekonomi keluarganya yang hanya ditegakkan dengan upaya sang ayah sebagai sopir truk, Arryan merasakan begitu besar makna dari peluang beasiswa ini.

“Allah mendengar doa kami sekeluarga,” ucapnya.

Ia tak ingin memberatkan keluarganya dan menganggap kesempatan ini sebagai pintu emas untuk meraih pendidikan tanpa batas.

Di tengah semangatnya yang membara, Arryan juga tidak pernah menyesali ketatnya kompetisi seleksi beasiswa. 

Meski jumlah penerima dibatasi hanya untuk 10 orang dari 1.786 siswa pendaftar, semangatnya jauh lebih besar dari kekhawatirannya.

Dan akhirnya, dengan keyakinan diri dan ketekunan yang tinggi, Arryan berhasil meraih beasiswa tersebut.

"Di tahap FGD saya sempat grogi. Saya berhadapan dengan teman-teman (peserta) yang memiliki pemikiran-pemikiran yang hebat,” kenangnya.

Sebagai siswa aktif dan berprestasi di MAN Insan Cendikia Siak, Arryan membuktikan kemampuannya dengan mengukir prestasi di berbagai bidang. 

Dari Olimpiade nasional bidang Ekonomi hingga lomba sains tingkat Provinsi Riau, Arryan menunjukkan bakat dan dedikasinya yang luar biasa. 

Selain itu, keikutsertaannya dalam organisasi Rohis juga membuktikan bahwa ia memiliki jiwa sosial yang kuat.

Prestasi di sekolah dan sikap percaya diri menjadikan Arryan mempersiapkan diri menghadapi tahap demi tahap seleksi beasiswa PHR dengan penuh keyakinan.

Meski sempat grogi dalam Diskusi Grup Terarah, tekadnya untuk meraih beasiswa membuatnya mengatasi segala ketegangan dengan baik.

"Saya sangat bangga dan bersyukur sekali bisa menjadi salah satu penerima beasiswa PHR,” ucap Arryan.

Arryan akan melangkah ke Universitas Pertamina untuk mengejar jurusan manajemen yang menjadi minatnya sejak sekolah.

Ia berkomitmen untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan menggapai prestasi gemilang di masa depan.

Impian Arryan bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk membantu orang tua yang telah merawatnya dengan penuh cinta.

"Semoga ke depan anak saya menjadi anak yang sukses. Kami sungguh bangga atas pencapaiannya," ucapnya kata ibunya, Megawati.

Momen kebahagiaan ini membuktikan bahwa perjuangan Arryan tidak hanya menjadi kebanggaan keluarganya, tetapi juga menginspirasi banyak orang di Riau untuk terus berusaha dan meraih prestasi tanpa mengenal batas.

Program Beasiswa Prestasi PHR menjadi cermin dari komitmen Pertamina Hulu Rokan dan Pertamina Foundation dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Riau. 

Para penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan biaya, tetapi juga peluang untuk berkembang dan menjadi generasi pemimpin masa depan yang berdaya saing.

Kisah Arryan Naufal mengajarkan kita bahwa mimpi bisa diwujudkan dengan tekad dan kerja keras.

Tidak ada halangan yang bisa menghentikan langkah seseorang yang memiliki semangat untuk meraih kesuksesan.

Semoga Arryan menjadi contoh inspiratif bagi banyak orang untuk terus berusaha dan meraih mimpi mereka, sekaligus membawa perubahan positif bagi masyarakat dan negeri ini.

"Program Beasiswa Prestasi PHR ini merupakan wujud komitmen PHR bersama Pertamina Foundation untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Riau, dalam mencetak generasi pemimpin masa depan yang berdaya saing," kata Corporate Secretary PHR WK Rokan Rudi Ariffianto.***