TERKINI
Wabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag Bengkalis

Banjir Rendam Pemukiman Warga, Petugas TNI POLRI Bersama BPBD Rohul Turun

Banjir Rendam Pemukiman Warga, Petugas TNI POLRI Bersama BPBD Rohul Turun

ROHUL - Banjir merendam permukiman warga di Desa Rambah Tengah Hulu Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.

Warga pun terpaksa harus di mengevakuasi oleh petugas TNI POLRI, BPBD Rohul ke tempat yang lebih aman.

'Hujan deras sejak tadi malam menyebabkan Sungai Batang Lubuh meluap, sehingga menyebabkan banjir di permukiman warga di Desa Rambah Tengah Hulu, kata Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir, Sabtu 25/12/2021).

Ia mengatakan, ada ratusan rumah warga yang tergenang banjir. Ketinggian air di permukiman warga mencapai satu hingga dua meter.

Sejumlah warga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, Camat Rambah Arie Gunadi mengatakan, air mulai naik ke permukiman warga.

'Air naik sejak tadi malam sampai pagi ini. Jumlah warga yang terdampak banjir saat ini tercatat sebanyak 287 KK, kata Arie saat diwawancarai wartawan di lokasi banjir.

Ia menyebutkan, warga yang terdampak banjir paling parah telah dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Pihaknya mengimbau warga yang masih bertahan di rumahnya agar waspada dan menjaga keselamatan.

'Sejak tadi malam kami bersama petugas TNI, Polri dan BPBD telah melakukan penyisiran ke lokasi banjir. Kita mengevakuasi sejumlah warga, ada juga yang sakit dievakuasi ke rumah keluarganya, ujar Arie.

Sumber: Pendim 0313/KPR