TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Tiga Kepala Sekolah Positif Korona,Walikota Ingatkan Jangan Ada Kelas Tatap Muka

Tiga Kepala Sekolah Positif Korona,Walikota Ingatkan Jangan Ada Kelas Tatap Muka

 Kasus positif Covid-19 yang dialami Tiga Kepala Sekolah (Kepsek) SMP mendapat perhatian serius Wali Kota Pekanbaru, Firdaus.

Firdaus menegaskan agar  tidak ada aktivitas tatap muka di lingkungan sekolah. Jika pun ada, cukup antara guru dan para orang tua siswa.

Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus MT menyatakan, saat ini ada tiga kepala sekolah yang terkonfirmasi positif Virus Corona atau Covid-19. Satu di antaranya meninggal dunia.

"Yang positif itu tiga, dua kepala SMP dan 1 kepala SD," kata walikota, Kamis (17/9/2020).

Lantaran kasus ini, wacana untuk memadukan belajar dalam jaringan (daring) dengan sistem tatap muka terpaksa ditunda guna mengantisipasi sebaran wabah Covid-19 di sekolah.

"Jadi rencana kita untuk memadukan belajar daring dengan tatap muka seperti mengambil dan menyerahkan tugas ke sekolah, itu terpaksa kita tunda sementara supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini," jelasnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas menerangkan, tiga kepala sekolah yang positif corona itu di antaranya Kepala SMPN 9, Kepala SDN 181 dan Kepala SMP Madani. "Yang meninggal itu Kepala SMP Madani," ungkap Ismardi.

Kata dia, agar tidak ada lagi guru dan kepala sekolah yang terpapar corona, Ia mengimbau pihak sekolah agar lebih memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Artinya, jangan dianggap remeh covid ini. Karena covid ini adalah virus yang nyata yang juga terjadi di seluruh dunia," ujarnya.

Ia menyebut, seluruh sekolah agar Work From Home dan benar-benar dilaksanakan. "Artinya, kita hanya memberikan pelayanan di sekolah sekitar 25 persen saja," jelasnya.

 

 

 

Sumber: mcr