TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Kodim 0313/Kpr, Melalui Koramil 07/Kampar Bantu Anak Sekolah Kurang Mampu belajar Secara Daring

Kodim 0313/Kpr, Melalui Koramil 07/Kampar Bantu Anak Sekolah Kurang Mampu belajar Secara Daring

Kampar, lenteranews.co - Jerih payah yang telah dilakukan oleh Babinsa Pualu tinggi  Pelda kasrial anggota Koramil 07/Kampar Kodim 0313/Kpr, bantu warga binaan dengan Daring menggunakan handphone (HP) Di desa pulau tinggi, kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar. Selasa (08/12/2020)

Dengan Hp Babinsa untuk hotspot guna membantu anak-anak Desa pulau tinggi yang masih kesulitan kuota internet untuk mengikuti proses pembelajaran berbasis internet (daring).

Sistem pembelajaran daring yang diterapkan oleh Pemerintah kepada siswa sekolah merupakan dampak dari pandemi Covid-19. Namun, kebijakan tersebut menjadi kendala bagi masyarakat kurang mampu lantaran tidak mempunyai kuota, seperti yang dialami oleh sebagian anak-anak desa pulau tinggi yang orang tuanya sebagai pekerja sarabutan.

Menurut penuturan wahyu, salah satu tokoh masyarakat  desa Kualu Pulau tinggi“, Ada beberapa orang yang sudah memiliki wifi karena mereka tergolong mampu secara ekonomi, namun untuk pribadi. Bagi keluarga yang belum mampu memasang wifi, mereka terpaksa harus merogoh kocek untuk keperluan pembelajaran bagi anak-anak,” ujar Wahyu.

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan kuota internet tergolong boros, itupun masih terkendala dengan ada warga yang belum mempunyai Hp Android.

Hal inilah yang membuat hati kami tergerak dan menyampaikan permasalahan yang dihadapi anak-anak kepada Babinsa Kualu nenas  Pelda Kasrial. Hal tersebut kemudian dilaporkan oleh Pelda Kasrial kepada Danramil 07/Kampar Kapten Inf Asril.

”Saya merasa bersyukur karena kesulitan yang kami alami mendapat respon baik dari pak Babinsa, Terima kasih kepada pak Danramil yang telah menurunkan Babinsa nya untuk membantu belajar anak-anak dan alhamdulillah anak-anak kami dapat untuk pembelajaran online yang langsung dipandu oleh pak Babinsa dengan menggunakan Hpnya,” terang Wahyu.

(*)

Sumber: Pendim 0313/KPR
Tag berita